Harapan itu Kembali Muncul

21 Mar 2013

78050a7e5cc1ecb09fc2cef03c3c1750_indonesian-supporter-2

Masih ingat di benak kita bagaimana fanatisme supporter Indonesia, ketika Indonesia berlaga di AFF tahun 2010. Bagaimana semangat pemain nasional kita, untuk mengejar mimpi-mimpinya. Mimpi untuk mendobrak jajaran tim elit di Asia Tenggara bahkan di Asia.

Mimpi itu sekejap di musnahkan oleh berbagai oknum yang menamai dirinya sebagai pecinta sepak bola Indonesia. Mereka berebut untuk menjadi yang paling benar, sehingga terbentuklah dua organisasi sepak bola Indonesia. Sejak terjadinya dualisme PSSI, prestasi timnas menurun, ranking timnas menurun, bahkan pada AFF 2012 lalu Indonesia hanya bisa sampai babak kualifikasi. Tidak terdengar lagi semangat supporter Indonesia untuk menyemangati negaranya sendiri. Keadaan diperparah lagi ketika Andi Mallarangeng tidak menjabat lagi sebagai Menpora akibat menjadi tersangka kasus korupsi. Masyarakat semakin bingung bagaimana nasib persepakbolaan negeri ini.

Setelah pengunduran diri Andi Mallarangeng, muncullah Roy Suryo sebagai penggantinya. Kita bahkan semua tau, olahraga bukan sama sekali bidang pakar telematika itu, apalagi untuk memecahkan masalah dualisme PSSI ini.

Pada tanggal 17 Maret, akhirnya usai penantian kita untuk melihat organisasi sepak bola kita bersatu lagi. Roy Suryo bahkan sebagai penengah untuk menyelesaikan masalah dualisme ini. Tidak ada lagi dualisme PSSI, kali ini hanya ada satu semangat untuk memajukan Indonesia.

Kita sudah rindu melihat semangat sorak-sorak supporter untuk menggemakan Gelora Bung Karno. Sudah rindu akan pemain yang berkualitas, pemain yang pantas mengenakan jersey kebanggan negara kita. Pada tanggal 23 Maret Sabtu ini, kita akan menyaksikan Harapan yang Kembali !


TAGS TImnas


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post